Postingan

Menampilkan postingan dengan label STAPA Center

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Barang

Gambar
Balaidesa Palar, Senin, 15 Februari 2016 Terimakasih kepada: Ibu Hj. Sri Hartini (Kepala Desa Palar); Bp. Didit Agung Prihantoro (BPD Desa Palar); Ibu Setyowati, S.Sos. (Kasie PMD Kecamatan Trucuk); Bp. Ir. Sutrisno Wardoyo (Penasehat KBM Ronggowarsito); Bp. Sriyadi (Ketua KBM Ronggowarsito); Pengurus KBM Ronggowarsito; dan  Pengurus Bank Sampah Dadi Langgeng  Yang telah menjadi saksi dan penandatangan Berita Acara Serah Terima Barang dari STAPA Center bekerjasama dengan Sampoerna Untuk Indonesia kepada KBM Ronggowarsito. Salam Palar. Imam Samroni, Koordinator Daerah Klaten, STAPA Center & SUI, 2015-2016

Apresiasi Bambang Subyantoro/BLH Kabupaten Klaten untuk Bank Sampah Dadi Langgeng Desa Palar

Gambar
Pada penyetoran perdana Bank Sampah Dadi Langgeng Desa Palar, Bambang Subyantoro, Kepala Divisi Pengendalian dan Pencemaran Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Klaten, berkenan hadir dan menjadi Nasabah Kehormatan untuk Bank Sampah Dadi Langgeng Unit III/Tri-Dukuh (Kedon, Mandungan, dan Mantenan). Pak Bambang Subyantoro berkesempatan mengapresiasi langsung tatakelola dan layanan di Unit III/Tri-Dukuh, juga di Unit II/Palar, Unit V/Geneng, dan Unit IV/Daleman.

Penyetoran perdana Bank Sampah Dadi Langgeng Unit IV/Daleman

Gambar
Penyetoran perdana Bank Sampah Dadi Langgeng Unit IV/Daleman Minggu Wage, 6 Desember 2015, pukul 10:00-12:00, di rumah Bapak Parno Rekapitulasi Jenis Sampah (Kg)    Plastik                 : 76,3    Kertas                 : 101,1 Zak semen           : 10 lb    Logam                 : 35,5    Lain-lain    Pecah belah         : 21 Botol                   : 44 bh Nasabah              : 35

Paguyuban Reresik Sampah Desa Palar

Gambar
Paguyuban Reresik Sampah Dukuh Geneng Desa Palar  Dukuh Geneng, Minggu Legi, 8 November 2015, Pukul 10:00, di RT 16 Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten. Sekitar 17-an warga mulai berkumpul: Ibu, bapak, kaum muda, anak-anak melibatkan diri dan bertindak bersama dalam Bakti Dukuh Geneng. Peralatan sudah disiapkan sejak berangkat dari masing-masing rumah. Dan sejarah kecil disegarkan kembali: Kerja bakti untuk membersihkan sampah di lingkungan. Ada keguyuban, kesungguhan, juga keringat yang menganak sungai dari para penyintas. Kepemerintahan ekologis sudah dimulai dari Dukuh Geneng, dengan gerakan warga untuk reresik sampah. Reresik hunian dan lingkungan. Imam Samroni, Koordinator Daerah Klaten, STAPA Center & SUI, 2015-2016.

Kilasan Pelatihan Pengembangan Media Kampanye dan Promosi

Gambar
Diana Fitri Hastuti (Palar), Sri Nugraini (Padangan), Ari Bowo (Geneng), Doni Pratama (Tri-Dukuh), Didik Prasetyo (Daleman) Kilasan Pelatihan Pengembangan Media Kampanye dan Promosi Alhamdulillah, selama Selasa Kliwon sampai Kamis Pahing, 17-19 November 2015, perwakilan dari Desa Palar, Trucuk, Klaten, mengikuti Pelatihan Pengembangan Media Kampanye dan Promosi. Pelatihan diselenggarakan STAPA Center di Hotel New Start Prigen, Mojokerto dengan fasilitator Aan Anshori (Lingkar Indonesia untuk Keadilan- LINK Jombang). Perwakilan dari Klaten adalah Sri Nugraini (Padangan), Diana Fitri Hastuti (Palar), Doni Pratama (Tri-Dukuh), Didik Prasetyo (Daleman), dan Ari Bowo (Geneng). Pelatihan diikuti oleh perwakilan dari Jember, Jombang, Lumajang, Rembang, dan Klaten. Selama pelatihan tiga hari, Aan Anshori menyampaikan pentingnya penggunaan media sosial untuk kampanye dan promosi produk kerajinan bank sampah. Pengunaan media sosial diharapkan mampu menjangkau pangsa pasar yang lebih lua...

Sumiyati, Kabar dari Palar

Gambar
Sumiyati, Kabar dari Palar Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menjaga lingkungan yang hijau juga diterjemahkan dengan mengelola sesampahan di Desa Palar, Trucuk, Klaten. Ikhtiar ini diapresiasi Ibu Sumiyati dengan sepenuh hati, terutama dengan niatan untuk mengelola sesampahan dengan bank sampah. Atas ikhtiar-ikhtiar menjaga petanda hijau, KBM Ronggowarsito mendokumentasikan karya hijau Pak Tris. Sumonggo menawi badhe midhangetaken, matur sembah nuwun & salam. Imam Samroni, Koordinator Daerah Klaten, STAPA Center & SUI, 2015-2016.

Suwanti, Kabar dari Palar

Gambar
Suwanti, Kabar dari Palar Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten. Ibu Suwanti, warga Desa Palar, menjadi saksi bagaimana gerakan penghijauan yang diikhtiarkan Pak Tris adalah bermanfaat bagi warga. Tidak terkecuali pada saat anak-anak yang sepulang sekolah turut menikmati buah jambu biji yang menghijau di sepanjang jalan di Dukuh Geneng, Desa Palar. Atas ikhtiar-ikhtiar menjaga petanda hijau, KBM Ronggowarsito mendokumentasikan karya hijau Pak Tris. Sumonggo menawi badhe midhangetaken. Matur sembah nuwun & salam Palar. Imam Samroni, Koordinator Daerah Klaten, STAPA Center & SUI, 2015-2016.

Tasno Raharjo, Kabar dari Palar

Gambar
Tasno Raharjo, Kabar dari Palar Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk mengganti pompa diesel berbahan bakar bensin dan minyak tanah dengan LPJ (liquified petroleum gas) pada tahun 2007-an diapresiasi oleh Bapak Tasno Raharjo. Pak Tasno adalah petani yang sudah menggunakan pompa diesel berbahan bakar LPJ. Pilihan menggunakan LPJ berdasarkan hitungan sederhana yang membuatnya lebih berhemat. Sebab 1 ltr. minyak tanah setara 1 jam, 1 ltr. premium setara 50 menit, sedangkan 1 tabung LPG 3,5 kg setara 6 jam mesin diesel beroperasi. Atas ikhtiar-ikhtiar menjaga petanda hijau, KBM Ronggowarsito mendokumentasikan karya hijau Pak Tris. Sumonggo menawi badhe midhangetaken, matur sembah nuwun & salam Palar. Imam Samroni, Koordinator Daerah Klaten, STAPA Center & SUI, 2015-2016.

Sutrisno Wardoyo, Panggilan dari Palar

Gambar
Sutrisno Wardoyo, Panggilan dari Palar  Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten. Dimulai dengan menanam jambu biji (Psidium guajava) di sepanjang jalan menuju Dukuh Geneng. Saat berbuah, buah jambu ini yang menjadi asupan anak-anak saat pulang dari sekolah. Pak Tris selanjutnya menanam pohon sukun (Artocarpus Altilis), petai (Parkia speciosa), jarak (Jatopha curcas L), dan jati (Tectona grandis Linn. F) untuk menghijaukan lingkungan. Wakaf kreativitas ini masih bisa dirasakan warga. Pada awal menggunakan pompa diesel praktis masih menggunakan bahan bakar bensin. Karena minyak tanah murah, Pak Tris mencoba untuk membuat diesel berbahan bakar minyak tanah. Upaya ini berhasil: Diesel berbahan bakar minyak tanah. Dan ketika pada tahun 2007 pemerintah men...

Sutrisno Wardoyo, Panggilan dari Palar (2)

Gambar
Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam adalah untuk menciptakan lingkungan yang hijau, nyaman, dan segar, yang dirintis dari Desa Palar, Trucuk, Klaten. Pada awal menggunakan pompa diesel praktis masih menggunakan bahan bakar bensin. Karena minyak tanah murah, Pak Tris mencoba untuk membuat diesel berbahan bakar minyak tanah. Upaya ini berhasil: Diesel berbahan bakar minyak tanah. Dan ketika pada tahun 2007 pemerintah mengganti minyak tanah dengan LPJ (liquified petroleum gas), Pak Tris mencoba membuat lagi mesin diesel berbahan bakar LPJ. Dengan menggunakan bahan bakar LPG, petani lebih hemat sebab mengurangi belanja bahan bakar untuk mesin diesel.

Penyetoran Perdana Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit V/Dukuh Geneng

Gambar
Penyetoran perdana Bank Sampah "Dadi Langgeng" Unit Geneng Sesuai dengan sosialisasi Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit V/Dukuh Geneng, pada hari Minggu Pon (15/11) pukul 14:00-16:00 berlangsung penyetoran perdana. Penyetoran dilakukan di rumah Bapak Agung Tugino, RT 18 RW VIII Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten. Menurut Bapak Ari Bowo, pengurus Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit Geneng, undangan penyetoran juga dilakukan melalui masjid dan mushalla. Berdasarkan catatan di Buku Induk sampai pukul 16:00, tercatat 41 penabung dan terkumpul 68,7 kg plastik; 85,9 kg kertas; 59.2 kg logam; 193 lembar kertas bungkus semen; 21,6 kg pecah belah; dan 49 botol sirup.

Penyiapan Bank Sampah Unit Geneng pada Pertemuan Rutin RT 16

Gambar
Pada Pertemuan Rutin RT 16 Dukuh Geneng, Jumat Wage (6/11), Pukul 19:30-21:00 WIB, STAPA Center berkesempatan untuk melakukan sosialisasi tentang Bank Sampah Dadi Langgeng sekaligus mengecek kesiapan kepengurusan. Sosialisasi dilakukan sesudah acara penyetoran kas sosial dan arisan oleh warga RT 16. Pertemuan Rutin menyimpulkan bahwa untuk penyetoran perdana Bank Sampah “Dadi Langgeng” Unit Geneng dilakukan pada Minggu Pon, 15 November 2015, pukul 14:00-16:00. Sesudah penyetoran, langsung dilakukan pemilahan jenis sampah kering plastik, kertas, logam, dan lain-lain, yang akan dihadiri oleh pengurus dari unit lain di Desa Palar. Pertemuan juga menyimpulkan bahwa warga akan melakukan gerakan bersih sampah di RT 16 dan akan diteruskan ke sejumlah titik yang dijadikan tempat pembuangan sampah.

Sutrisno Wardoyo: Jaga Hijau, Kelola Sejahtera

Gambar
Seri Dokumentasi “Panggilan dari Palar” KBM Ronggowarsito Palar, Trucuk, Klaten 2015 STAPA Center dan SAMPOERNA UNTUK INDONESIA Ir. Sutrisno Wardoyo adalah warga Dukuh Geneng, Desa Palar, Trucuk, Klaten, yang mewakafkan kreativitasnya untuk kesejahteraan warga. Ikhtiarnya untuk menanam buah di sepanjang jalan dukuh turut dinikmati anak-anak saban pulang sekolah, merawat tanaman keras untuk mengikat sumber air, mengolah mesin diesel berbahan LPG, hanyalah sebagian kecil wakafnya yang diterima warga secara langsung. Atas ikhtiar-ikhtiar menjaga petanda hijau, pengurus KBM Ronggowarsito mendaulat beliau untuk menjadi penasehat. Dan alhamdulillah, beliau berkenan dan selalu membuka pintu untuk bersama menjaga petanda hijau untuk kesejahteraan warga.

Bahan untuk Pertemuan Kelompok Bank Sampah Dadi Langgeng Desa Palar

Gambar
Di rumah Bapak Suradi & Ibu Tumiyem Dukuh Padangan, Palar Rabu Pahing, 4 November 2015, Pukul 19:00-21.00 WIB Bank sampah adalah sistem pengelolaan sampah rumah tangga yang operasionalnya dilakukan oleh warga secara bersama-sama. Bank sampah akan menampung, memilah, dan menyalurkan sampah yang bernilai ekonomi ke pasar, sehingga warga mendapat keuntungan. Sebagai program nasional, bank sampah merupakan amanah UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang sudah diturunkan menjadi Perda Kabupaten Klaten No. 13 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah dan Perda Provinsi Jawa Tengah No. 3 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah

Wawancara SBS Radio dengan Zainul Faizin/Direktur STAPA Center tentang Pengurangan Pekerja Anak

Gambar
Wawancara SBS Radio dengan Zainul Faizin/Direktur STAPA Center tentang pengurangan pekerja anak di sektor pertanian khususnya tembakau. Pewawancara: Nurhadi Sucahyo, SBS Radio Biro Indonesia. Silakan klik tautan berikut: http://www.sbs.com.au/yourlanguage/block/Indonesian-radio-player?isPopup=1&program=0 Pilih menu Select Broadcast , pada FRI,30th Oct , menit ke: 32:28-40:37 SBS (The Special Broadcasting Service) Radio adalah semacam "RRI" Australia yang berkantor di Melbourne dan Sydney, Australia dengan slogan "Seven Billion Stories and Counting..." SBS Radio diudarakan melalui 74 bahasa di dunia; yang perkembangannya juga didukung dengan media TV dan internet. Untuk profil SBS Radio, sila klik tautan berikut: http://www.sbs.com.au/radio/

Parah, Masih Ada Anak Dibawah Umur Dipekerjakan

Gambar
Jumat, 30 Oktober 2015 - 00:39:49 | redaksi / Sorot Klaten http://sorotklaten.co/berita-klaten-15-parah-masih-ada-anak-dibawah-umur-dipekerjakan.html Trucuk, (sorotklaten.com)--Kasus pekerja anak di sektor pertanian masih menempati urutan tertinggi. Berdasarkan laporan Understanding Children Work (UWC) ada satu juta lebih anak di usia 7 sampai 14 tahun dipekerjakan disektor pertanian. Hal ini terungkap dari seminar yang diadakan Transformation and Public Awareness (STAPA) Center bertajuk Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan, di Bangsal Kompleks Makam Pujangga Ronggowarsito di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kamis (29/10/2015).

147 Anak Bekerja di Sektor Pertambangan

Gambar
Solo Raya http://jowonews.com/2015/10/30/147-anak-bekerja-di-sektor-pertambangan/ KLATEN, Jowonews.com – Sebanyak 147 anak bekerja di sektor pertambangan yang tersebar di kawasan Lereng Merapi wilayah Kecamatan Manisrenggo dan Kemalang. Hal ini terungkap dalam seminar ‘Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan’, di Bangsal Kompleks Makam Ronggowarsito di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kamis (29/10). “Jumlah anak yang bekerja di sektor pertambangan ada 147. Untuk anak yang bekerja di sektor pertanian seperti tembakau, kami belum bisa mengidentifikasi. Karena sifatnya musiman, hanya saat mulai musim tanam dan panen tembakau saja,” kata Kepala Dinsosnakertrans Klaten, Sugeng Haryanto.

147 Anak Bekerja di Sektor Tambang

Gambar
Jumat, 30/10/2015      Klaten http://dok.joglosemar.co/baca/2015/10/30/147-anak-bekerja-di-sektor-tambang.html KLATEN —Saat ini, ada 147 pekerja anak di sektor pertambangan pasir di Kecamatan Manisrenggo dan Kemalang. Pemkab Klaten melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Klaten dan Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten memberi perhatian dan fasilitas pendidikan kepada mereka. Kepala Bidang Pendidikan Non Formal (PNF) Disdik Klaten Sri Listyowati menjelaskan, pihaknya telah menjalankan program tutor kunjung untuk memberi fasilitas pendidikan.

Politik: Anak Petani Tembakau Rentan Green Tobacco Sickness, Apa Itu?

Gambar
Penulis BeritaDetik - Kamis, 29 Oktober 2015 | 21:22 WIB   http://www.beritadetik.com/index.php/2015/10/29/politik-anak-petani-tembakau-rentan-green-tobacco-sickness-apa-itu/ BERITADETIK.COM , Klaten – Direktur Social Transformation and Public Awareness (STAPA) Center, Zainul Faizin mengatakan anak petani tembakau yang ikut menolong pekerjaan orang tuanya rentan terpapar zat kimia berbahaya. “Itu terjadi waktu proses pemupukan,” ungkapnya dalam seminar bertajuk Pencegahan Pekerja Anak dan Hak Atas Pendidikan di Bangsal Kompleks Makam R. Ng. Ronggowarsito, Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Klaten pada Kamis, 29 Oktober 2015.

Mengurangi Keterlibatan Anak Bekerja di Sektor Pertanian

Gambar
Berita / Indonesia Jumat, 30 Oktober 2015 Waktu: 09:20 http://www.voaindonesia.com/content/mengurangi-keterlibatan-anak-bekerja-di-sektor-pertanian/3027903.html Nurhadi Sucahyo Versi terbaru per: 29.10.2015 21:24 KLATEN , JAWA TENGAH — Karena faktor tradisi, banyak anak di Indonesia yang secara tidak sadar ikut bekerja bersama orang tuanya. Kini sedang dikampanyekan kesadaran untuk mengurangi keterlibatan anak dalam pekerjaan orang tuanya, terutama di sektor pertanian. Sriyadi, seorang petani tembakau di Klaten, Jawa Tengah, mengaku telah terlibat dalam pekerjaan-pekerjaan di sektor pertanian sejak kanak-kanak. Membantu orang tua di sawah, menjemur padi hingga mengolah daun tembakau hampir setiap hari dia lakukan.